Mengubah Aquarium Ikan Jadi Aquascape – Bagian 1

Aquarium ikan

Aquarium ikan untuk dibuat jadi aquascape.

Di rumah ortu saya ada aquarium ikan. Hanya ikan saja tanpa tanaman. Altum, manvis, black ghost, corydoras, dan 2 jenis ikan lagi yang saya tidak tahu namanya. Gersang sekali kelihatannya. Bikin gatal untuk dirubah jadi aquascape, apalagi kebetulan ukuran aquarium nya ideal untuk aquascape, yaitu 90 x 45 x 45 cm :)

Fyi: Untuk membuat aquascape, sebaiknya pakai aquarium ukuran 90 x 45 x 45 cm ke atas, sebisa mungkin jangan pakai aquarium ukuran 60 x 30 x 35 cm ke bawah. Karena semakin besar volume air,  parameter air makin stabil. Jadi lebih mudah perawatannya.

Karena di rumah ortu saya tidak ada yang bisa serius merawat aquascape, jadi tujuan saya membuat aquascape yang low tech, low light & low maintenance. Menggunakan tanaman yang hardy& gampang. Dan tentu saja yang murah! Yang penting terlihat rimbun, hijau segar & enak dilihat :)

Kosongkan Aquarium Ikan

  1. Ikan-ikan di aquarium tersebut dipindah ke hospital tank dulu (aquarium yang khusus saya pakai untuk treatment ikan sakit atau karantina).
  2. Kemudian aquarium dikuras dan semua isinya dikeluarkan (termasuk kayu, batu, pasir & aksesoris lainnya).
  3. Setelah itu aquarium dibersihkan sebersih mungkin.
  4. Lalu dilap yang kering.

Setelah tank siap, mulai membuat aquascape sederhana. Aquascape murah! :)

Peralatan & material aquascape

Peralatan & material aquascape sudah masuk bagasi mobil untuk dibawa ke rumah ortu saya.

Siapkan Peralatan Aquascape

  1. Aquarium
    Ini paling penting. Harga aquarium 90 x 45 x 45 cm sekitar Rp. 600 ribu – Rp. 1 juta.
  2. Filter
    Canister Eheim 2215, harga di pasaran sekitar Rp. 1.2 juta. Untuk alternatif yang lebih murah, bisa pakai Jebo 829, sekitar Rp. 500 ribu.
  3. Filter
    Filter gantung (HOB) Atman HF-600, karena saya perlu surface skimmer nya, sekitar Rp. 100 ribu.
  4. Rumah lampu
    Amara 2 x 20W, di Sumenep sekitar Rp. 240 ribu, termasuk lampu warna merah.
  5. Lampu
    Lampu Amara saya ganti dengan 2x Phillips T8 18W 6500K, di toko lampu sekitar Rp. 15 ribu per lampunya.
  6. Timer
    Agar lampu agar bisa nyala mati otomatis, saya pakai timer digital, sekitar Rp. 100 ribu. Alternatif yang lebih murah, bisa pakai timer analog, sekitar Rp. 40 ribu (jujur saya kapok pakai timer analog karena harus sering di-adjust).
  7. Thermometer
    Untuk ditempel di kaca aquarium, wajib dipakai untuk memonitor suhu air di aquarium, sekitar Rp. 15 ribu.
  8. Media filter
    Banyak pilihan, dari yang murah sampai mahal bermerek. Saya pakai polystyrene beads (butiran styrofoam) yang dimasukkan ke dalam kantong media, sekarung besar cuma Rp. 50.000.
  9. Pinset
    Agar gampang menanam tanaman yang kecil-kecil. Saya suka yang ujungnya curved (bengkok) Harganya sekitar Rp. 50.000.

Siapkan Material Aquascape

  1. Substrate
    Saya kapok pakai pasir Malang karena butirannya terlalu besar & ringan sehingga tanaman gampang lepas. Saya juga kapok dengan pasir silika karena mengundang brown algae. Jadi saya coba pakai river sands, sekitar Rp. 300 ribu untuk 1 sak 25 kg.
  2. Pupuk aquascape (optional)
    JBL Aquabasis, sekitar Rp. 150 ribu untuk 1 sak 5 liter, cukup untuk aquarium 200 liter.
  3. Rumah bakteri
    Polystyrene beads adalah favorit saya. Alternatifnya bisa pakai pasir Malang, Gromax, atau Eheim Substrate Pro.
  4. Kayu (optional)
    Saya pakai kayu yang sudah ada di aquarium ikan tersebut.
  5. Batu (optional)
    Saya juga pakai batu yang sudah ada di aquarium ikan tersebut.

Siapkan Tanaman Aquascape

Kebanyakan tanaman yang saya pakai hasil panenan atau pangkasan dari Telaga Tenteram Discus, discus planted tank saya, jadi gratis. Selain itu saya juga beli berapa tanaman murah, totalnya hanya Rp. 60 ribu.

Karena goal saya low tech low light low maintenance, tentu saja tanamannya harus saya sesuaikan. Saya tidak pakai stem plant sama sekali agar tidak perlu repot trimming. Saya hanya pakai tanaman hardy yang gampang perawatannya & murmer:

  • Foreground (bagian depan)
    • Echinodorus tenellus
  • Midground (bagian tengah)
    • Echinodorus vesuvius
    • Cyrptocoryne wendtii
    • Cryptocoryne balansae
    • Red tiger lotus
  • Background (bagian belakang)
    • Vallisneria spiralis
    • Aponogeton crispus
    • Cryptocoryne becketii
  • Untuk diikat di kayu
    • Flame moss

Untuk cara membuat aquascape, saya lanjutkan di bagian berikutnya.

Baca Juga:

Speak Your Mind

*

 

Switch to our mobile site